Jakarta, panjimas – Ratusan warga di Dusun Tanoh Mirah/Cermai/SP5, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara masih bertahan di lokasi pengungsian setelah banjir bandang melanda kawasan tersebut dan menghanyutkan ratusan rumah dari daratan.
Menyikapi kondisi ini, pada Ahad (18/1/2026) kemarin, tim kemanusiaan Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC menyalurkan sebanyak 300 paket alat masak bagi warga terdampak.
Penyaluran dilakukan langsung dalam area pengungsian di bawah tenda BNPB.
Ketua Pos Koordinasi Daerah Lhokseumawe, Ns Rahmat Muhajir, SKep, MKep melalui Koordinator Rehab & Rekon, T Saiful Basri, SH, MH mengatakan, bantuan tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.
“Banyak peralatan dapur warga yang hanyut terbawa banjir. Paket alat masak ini sangat membantu warga, terutama menjelang bulan suci Ramadhan,” ujar Saiful Basri.
Ia menjelaskan, kebutuhan alat masak semakin penting karena pemerintah sedang menyiapkan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat yang rumahnya tidak dapat dihuni lagi.
“Dengan adanya Huntara, aktivitas dapur akan kembali berjalan. Karena itu bantuan alat masak menjadi sangat relevan dan dibutuhkan,” tambahnya.
Bantuan tersebut disambut baik oleh para pengungsi karena sebagian besar keluarga kehilangan perlengkapan dasar untuk kebutuhan sehari-hari.
Hingga kini proses asesmen lanjutan dan pendataan kebutuhan masih dilakukan untuk mendukung masa pemulihan di tingkat gampong













