Puworejo, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni menjadi penceramah dalam Tabligh Akbar Menyambut Ramadan 1447 H di PKU Muhammadiyah Kutoarjo.
Dalam acara yang diselenggarakan pada Senin (26/1) di Halaman PKU Muhammadiyah Kutoarjo itu Syafiq menjelaskan, Muhammadiyah hadir untuk menguatkan spiritualitas atau jiwa sekaligus fisik umat dan bangsa.
Gerakan dakwah yang dilakukan Muhammadiyah, imbuhnya, tak sebatas pada ajakan untuk kedisiplinan menjalankan amalan-amalan ritual ibadah khusus, tapi lebih luas lagi.
“Di Muhammadiyah juga ada yang mempelajari astronomi untuk menentukan waktu-waktu, termasuk awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah,” kata Syafiq Mughni.
Pendekatan ilmu astronomi yang digunakan Muhammadiyah meniscayakan umat Islam pada khususnya bisa melakukan penjadwalan agenda-agenda penting, termasuk Puasa Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha lebih rapi dan terukur.
Guru Besar Bidang Sejarah Kebudayaan Islam ini menambahkan, Muhammadiyah ingin hadir sebagai entitas yang memberi solusi terhadap masalah maupun tantangan yang dihadapi oleh umat Islam dan kemanusiaan.
Oleh karena itu, dakwah yang dilakukan Muhammadiyah tidak sebatas pada urusan-urusan fikih maupun praktik peribadatan khusus. Muhammadiyah juga hadir dalam persoalan kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi umat.
Untuk urusan kesehatan, Muhammadiyah tercatat sebagai organisasi bumiputera pertama yang mendirikan rumah sakit. Muhammadiyah adalah pelopor dari gerakan Islam yang mendirikan rumah sakit tahun 1923.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang diberikan Muhammadiyah tidak cukup hanya ada – tapi harus unggul dan maju. Oleh karena itu, pada kesempatan ini dia mendorong PKU Muhammadiyah untuk naik kelas jadi RS Tipe D.
“Kita mensosialisasikan langkah-langkah untuk mengembangkan Amal Usaha Kesehatan (AUMKes) yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.
Syafiq juga berharap, RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo akan menjadi kebangaan dan rujukan bagi masyarakat di Purworejo, sekaligus kebangaan bagi Muhammadiyah secara nasional.













