BeritaKemendikdasmenMendikdasmenNasionalNews

Mendikdasmen Tegaskan Pentingnya Gedung Layak untuk Pendidikan Berkualitas

83
×

Mendikdasmen Tegaskan Pentingnya Gedung Layak untuk Pendidikan Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyampaikan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden RI, untuk mencetak generasi unggul.

Karena itu, kata Abdul Mu’ti, pembangunan sarana pendidikan memiliki peran penting mendukung proses pembelajaran berkualitas.

“Pembangunan fisik itu adalah raga yang penting. Karena pembelajaran akan berjalan baik jika didukung faktor eksternal, seperti gedung yang layak,” jelasnya, saat di Lamongan, Jumat 6 Maret 2026.

Menteri Abdul Mu’ti kunjungan ke Lamongan untuk peresmian Gedung Revitalisasi Satuan Pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP Negeri/Swasta Tahun Anggaran 2025, di SMP Negeri 1 Lamongan.

Abdul Mu’ti lebih jauh menjelasian, selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas guru.

Yakni, melalui berbagai kebijakan penguatan kompetensi akademik, sosial, dan profesional.

Program pendidikan karakter juga terus diperkuat melalui gerakan ‘Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Dan, Kabupaten Lamongan berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi pada tahun 2026 ini,” tandasnya.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi program revitalisasi satuan pendidikan ini.

Menurut Pak Yes, sapaan akrab bupati Kota Soto ini, dengan program revitalisasi ini, Pemkab Lamongan, khususnya dunia pendidikan merasa terbantu dan banyak mendapatkan manfaat.

Karena, revitalisasi meliputi pembangunan dan rehabilitasi berbagai fasilitas pendidikan. Seperti ruang kelas, perpustakaan, hingga gedung penunjang lainnya.

“Hari ini bersama Bapak Menteri kita meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 di Kabupaten Lamongan. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kita semua untuk terus berbakti pada dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi emas,” tuturnya.

Momentum ini, masih menurut Pak Yes, juga berada dalam kerangka besar pembangunan nasional. Bahwa, penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama bangsa.

Pada kesempatan itu, Pak Yes juga mengungkapkan, Pemkab Lamongan juga terus mengaktualisasikan misi pembangunan Lamongan dengan mewujudkan SDM unggul dan responsif terhadap perubahan zaman. Lewat dukungan dan peningkatan kualitas pendidikan.

Di antaranya, beasiswa Perintis. Hingga saat ini, terdata hampir 8 ribu siswa di Lamongan mendapatkan bantuan pembiayaan pendidikan.

Selain itu, terdapat program Aksi Bina Pendidikan Inklusif dan Responsif (Aksi Biru). Program ini membantu anak putus sekolah kembali mengenyam pendidikan.

Selanjutnya ada Serta Gertak Desa (Gerakan Kesetaraan Belajar) yang diselenggarakan di desa-desa.

Melalui realisasi program tersebut, Pemkab Lamongan mencatat, angka rata-rata lama sekolah di Lamongan tahun 2025 mencapai 8,73 tahun, dengan indeks pendidikan sebesar 0,681.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM Lamongan mencapai angka 76,9, di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Pada tahun 2025, program revitalisasi di Lamongan mencakup 4 TK/PAUD, 23 SD, dan 20 SMP, berjalan dengan baik.

“Ke depan, diharapkan seluruh sekolah dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *