BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Silaturahmi Kebangsaan Ramadan, Bupati Bandung dan Kapolresta Sambangi Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir

77

Jakarta, panjimas – Ramadan dimanfaatkan sejumlah tokoh di Kabupaten Bandung untuk mempererat komunikasi lintas elemen bangsa.

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melakukan kunjungan silaturahmi kebangsaan ke kediaman Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, di Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu 7 Maret 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi serta Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bandung Feisal Kertapermana.

Silaturahmi yang berlangsung di tengah suasana Ramadan itu menjadi ruang dialog sekaligus penguatan komunikasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, dan tokoh ormas Islam.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bandung Feisal Kertapermana mengatakan, silaturahmi kebangsaan seperti ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam merawat persatuan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

“Silaturahmi ini sangat positif karena menghadirkan ruang kebersamaan antara tokoh pemerintahan, kepolisian, organisasi kepemudaan, dan persyarikatan. Semangat kebangsaan dan persaudaraan seperti ini penting terus dirawat, apalagi di momentum Ramadan yang penuh nilai kebersamaan,” ujar Feisal, dalam keterangan tertulisnya.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun melalui pertemuan tersebut dapat terus berlanjut dan melahirkan berbagai kolaborasi positif untuk kemajuan daerah serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Senentara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya merawat nilai-nilai kebangsaan melalui silaturahmi yang konstruktif.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat persaudaraan serta menyatukan pandangan dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa.

“Silaturahmi kebangsaan di bulan Ramadan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar elemen bangsa. Kami ingin memastikan komunikasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan tetap terjalin baik demi menjaga persatuan dan kondusivitas daerah,” ujar Rifki dalam keterangan tertulisnya.

Ia menilai kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai unsur dalam pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai persatuan dan kebangsaan.

Rifki juga berharap silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, serta tokoh-tokoh keagamaan.

“Selain menjadi ajang silaturahmi Ramadan, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi ringan mengenai berbagai isu kebangsaan dan peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Exit mobile version