BeritaInternasionalNasionalNews

Prabowo Ajak Jepang Perluas Investasi, Tegaskan Indonesia Tengah Berbenah

71
×

Prabowo Ajak Jepang Perluas Investasi, Tegaskan Indonesia Tengah Berbenah

Sebarkan artikel ini

Tokyo, panjimas – Presiden Prabowo Subianto mengajak para pengusaha Jepang untuk memperluas investasi di Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang atau Indonesia-Japan Business Forum di Tokyo, Senin (30/3/2026).

 

Dalam forum tersebut, Prabowo menyatakan Indonesia merupakan negara yang terbuka terhadap kerja sama ekonomi global dan terus memperkuat hubungan internasional dengan berbagai mitra strategis.

 

“Indonesia, seperti yang Anda ketahui, adalah negara yang terbuka terhadap dunia. Secara geografis dan historis, Indonesia merupakan ekonomi terbuka. Kami bergantung pada perdagangan dan kemitraan ekonomi yang erat,” kata Prabowo, dikutip dari keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

 

Ia menyampaikan, kebijakan luar negeri Indonesia sejak lama didasarkan pada prinsip non-blok yang mendorong hubungan baik dengan berbagai negara.

 

“Filosofi kami adalah: seribu teman masih terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” ujar Prabowo.

 

Menurutnya, pendekatan diplomasi tersebut membuat Indonesia berada pada posisi yang relatif stabil di tengah dinamika geopolitik global.

 

Prabowo juga mengajak para mitra internasional, khususnya Jepang, untuk melihat langsung berbagai perubahan besar yang sedang dilakukan pemerintah Indonesia.

 

Ia menuturkan, pemerintah tengah menjalankan reformasi menyeluruh, mulai dari perbaikan tata kelola pemerintahan hingga transformasi ekonomi nasional.

 

“Kami ingin para mitra kami tahu bahwa Indonesia bertekad untuk melaksanakan reformasi nyata. Kami ingin menciptakan masyarakat modern dan rasional. Kami ingin menegakkan supremasi hukum,” ucap Presiden.

 

Ia menyebut tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih, efisien, dan akuntabel menjadi pendorong utama reformasi tersebut.

 

Dalam bidang ekonomi, dia mengatakan pemerintah Indonesia menempatkan hilirisasi dan industrialisasi sebagai strategi utama pembangunan. Indonesia, kata Prabowo, tidak lagi ingin bergantung pada ekspor bahan mentah tanpa pengolahan.

 

“Kita harus mengamankan nilai ekonomi tertinggi dari sumber daya kita. Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah,” ungkapnya.

 

Selain transformasi industri, Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia juga mempercepat pengembangan energi terbarukan, kendaraan listrik, serta sektor manufaktur dan ekonomi digital.

 

Di bidang lingkungan, Prabowo menyoroti pentingnya upaya reboisasi hutan sebagai bagian dari komitmen Indonesia menjaga kelestarian bumi.

 

“Hutan-hutan yang telah hancur harus direboisasi secara besar-besaran. Bukan hanya untuk kebaikan Indonesia, tetapi juga untuk kebaikan dunia,” katanya.

 

Ia juga menegaskan Indonesia menargetkan percepatan transisi energi, termasuk pengembangan energi surya dalam beberapa tahun ke depan.

 

“Kita ingin bergerak sangat cepat untuk menggunakan listrik dari energi matahari. Dalam tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya,” kata Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *