NasionalNews

STID Mohammad Natsir Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Daud Rasyid, Lc., MA

35
×

STID Mohammad Natsir Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Daud Rasyid, Lc., MA

Sebarkan artikel ini

Bekasi, panjimas — Kampus STID Mohammad Natsir kembali menyelenggarakan kuliah umum sebagai bagian dari program penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang dakwah. Pada kesempatan ini, kampus menghadirkan narasumber Prof. Dr. Daud Rasyid, Lc., MA., seorang akademisi dan ulama yang dikenal luas dalam kajian dakwah Islam. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Bahar, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dewan Da’wah, dengan diikuti oleh seluruh mahasiswa putra STID Mohammad Natsir.

Kuliah umum ini mengusung tema “Karakteristik Da’i di Zaman Rasulullah dalam Membentuk Masyarakat Islam”. Tema ini dipilih untuk menegaskan kembali pentingnya keteladanan Rasulullah ﷺ sebagai basis utama bagi para calon da’i dalam menjalankan dakwah di tengah masyarakat modern.

Dalam pemaparannya, Prof. Daud menekankan bahwa seorang da’i tidak hanya dituntut memiliki kemampuan retorika, tetapi lebih jauh harus memiliki integritas dan karakter sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ. Beliau merinci sembilan karakteristik utama yang menjadi fondasi seorang da’i:

Ikhlas – Dakwah semata-mata karena Allah, bukan untuk kepentingan pribadi atau materi.

Sabar – Kesabaran menghadapi tantangan dan ujian dakwah, sebagaimana dicontohkan para sahabat.

Ilmu Shahih – Dakwah harus berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, bukan pada khurafat atau taklid buta.

Akhlak Mulia – Seorang da’i wajib jujur, amanah, dan memiliki sikap pemaaf.

Teladan yang Baik (Al-Qudwatul Hasanah) – Da’i harus menjadi figur panutan sebagaimana Rasulullah ﷺ bagi para sahabat.

Tidak Membalas Dendam (Adabul Intiqom) – Hanya marah karena Allah, bukan karena kepentingan pribadi.

Rendah Hati (At-Tawadhu’) – Tawadhu sebagai sikap yang mengangkat kemuliaan seorang da’i di hadapan manusia dan Allah.

Lemah Lembut terhadap Mad’u (Ar-Rifq) – Menyampaikan dakwah dengan kelembutan agar pesan dapat diterima dengan baik.

Mendoakan Umat (Hamluhu Hammul Ummah) – Seorang da’i harus senantiasa mendoakan umat agar mendapat hidayah dan kebaikan.

Prof. Daud menegaskan bahwa sembilan karakteristik tersebut bukan hanya teori, melainkan praktik nyata yang menjadi kunci keberhasilan dakwah Rasulullah ﷺ. Beliau juga mencontohkan bagaimana para tokoh Islam modern seperti Mohammad Natsir dan Ahmad Dahlan meneladani prinsip-prinsip tersebut dalam kiprah dakwah mereka.

Suasana kuliah umum berlangsung khidmat dan interaktif. Mahasiswa terlihat antusias mencatat setiap poin penting yang disampaikan. Pada sesi diskusi, Kepala Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam memberikan pertanyaan yang kemudian diikuti oleh beberapa mahasiswa. Prof. Daud menjawab seluruh pertanyaan dengan penjelasan yang lugas dan aplikatif, sehingga menambah pemahaman mahasiswa mengenai realitas dakwah kontemporer.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa STID Mohammad Natsir semakin menyadari tanggung jawab mereka sebagai calon da’i dan mampu meneladani Rasulullah ﷺ dalam membentuk masyarakat Islam yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *