BPJPHInternasionalNasionalNews

Rusia Seriusi Garap Pasar Halal di Indonesia

64

Jakarta, panjimas – Rusia mulai serius untuk menggarap pasar halal di Indonesia, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai sertifikasi halal.

Kerja sama produk halal itu berpeluang besar dilakukan Rusia dengan meningkatkan kerja sama bidang pertanian. Sejak lama, Rusia telah mengekspor sejumlah produk pertanian seperti biji-bijian gandum ke Indonesia.

“Saya telah menyebutkan ada dua nota kesepahaman mengenai sertifikasi halal telah ditandatangani. Itu akan membuka kemungkinan bagi beberapa perusahaan Rusia untuk membawa lebih banyak produk pertanian dan makanan ke pasar Indonesia,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dalam pengarahan pers di kediaman dinasnya, di Jakarta.

Tolchenov mengungkapkan dalam kerangka kerja sama produk halal, tidak menutup kemungkinan bagi Rusia untuk terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga, menurutnya bisa terjadi diversifikasi bahan makanan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Saya telah mendengarnya dari Presiden Indonesia, khususnya terkait program makanan gratis dan secara umum memastikan ketahanan pangan di Indonesia. Di mana beliau tertarik membawa lebih banyak, hanya mendiversifikasi pasokan produk makanan ke pasar Indonesia,” ucapnya.

“Dan, Rusia dapat menjadi salah satu tempat tersebut. Jadi, secara umum ini yang telah kami bahas.”.

Meski demikian, guna memastikan kerja sama produk halal dapat diwujudkan sesuai rencana, Tolchenov menilai perlu mempertemukan para pelaku bisnis sesering mungkin. Termasuk, menggali lebih dalam berbagai bidang yang berpotensi dikerjasamakan dalam kerangka kerja sama produk halal.

“Kami mencoba mencari tahu apa yang akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Saya harap demikian, proyek-proyek spesifik baru akan muncul, mungkin pada akhir tahun ini (atau) tahun depan,” katanya.

Sementara, berdasarkan data pemerintah Rusia bahwa volume perdagangan Indonesia dan Rusia sebesar USD4 miliar atau meningkat 4 persen pada 2024. Adapun produk ekspor Rusia ke Indonesia di antaranya biji-bijan gandum, pelumas serta pupuk.

Exit mobile version