MuhammadiyahNasionalNews

Muhammadiyah Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif di Papua

41
×

Muhammadiyah Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif di Papua

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib menyampaikan selamat atas turunnya SK pembentukan Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (Unimutu).

Ucapan selamat dan apresiasi itu disampaikan Irwan Akib pada Senin (10/11) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta disela-sela menerima silaturahmi rombongan SMA Muhammadiyah Konservasi Manokwari. Unimutu merupakan bagian dari tahapan langkah Muhammadiyah memajukan pendidikan untuk semua.

“Kita berharap bahwa keberadaan Unimutu, datang di wilayah Papua hadir untuk mencerdaskan, hadir mencerahkan, hadir menyejahterakan,” katanya.

Unimutu merupakan salah satu dari jaringan besar Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) yang sejak awal berdiri ingin memajukan, dan menyamakan akses pendidikan untuk bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan, Seni, Budaya, dan Olahraga ini juga menyampaikan selamat atas berdirinya SMA Muhammadiyah Konservasi di Manokwari.

Lebih lanjut Irwan Akib menjelaskan, pelayanan pendidikan Muhammadiyah di Tanah Papua tidak hanya diperuntukkan bagi muslim atau masyarakat pendatang, melainkan lebih-lebih untuk penduduk Orang Asli Papua (OAP).

“Muhammadiyah hadir untuk mencerahkan semuanya, tidak lagi memandang pendatang dan penduduk lokal, dan kita ke sana bukan hadir dengan misi islamisasi,” kata Irwan.

“Muhammadiyah hadir dengan misi konservasi dan kesejahteraan masyarakat, agar Muhammadiyah datang untuk memberikan manfaat kepada umat bukan untuk diri sendiri,” sambungnya.

Oleh karena itu dia berharap, dalam membangun pelayanan pendidikan Muhammadiyah harus memiliki wawasan keberlanjutan – tidak boleh pelayanan pendidikan Muhammadiyah di letakkan di atas pemikiran setahun ke depan.

“Terkait rencana pembangunan sekolah Muhammadiyah yang fokus ke maritim, silahkan observasi dulu. Kita punya laut jangan hanya fokus menjadikannya ikan bakar, tapi mari kita buat untuk sesuatu yang lebih besar,” tutur Irwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *