MuhammadiyahNasionalNews

Haedar Nashir: Bandung Kota Besar Tempat Tokoh Menempah Diri untuk Kebangsaan

133
×

Haedar Nashir: Bandung Kota Besar Tempat Tokoh Menempah Diri untuk Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Bandung, panjimas – Bandung tuan rumah Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah merupakan kota besar, di mana para tokoh nasional dan gagasan untuk kebangsaan tumbuh memberi arti bagi masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (17/11) dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PP Muhammadiyah dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Acara yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) ini menjadi satu rangkaian dengan agenda tahunan Resepsi Milad 113, dan Konsolidasi Nasional Muhammadiyah.

Haedar mengapresiasi UMB sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) yang umurnya masih mudah, tapi berkembang pesat mengejar para pendahulunya.

“Itu tentu memberikan spirit untuk cepat bangkit di kota besar, kota tempat para tokoh menempah diri untuk menjadi tokoh nasional, termasuk Sukarno,” ungkap Haedar Nashir.

Sambutan singkat ini dimanfaatkan Haedar Nashir untuk mengungkap sejarah singkat Presiden Sukarno muda. Presiden Sukarno merupakan mahasiswa ITB atau yang saat itu masih bernama de Technische Hoogeschool te Bandoeng (TH).

“Di Bandung kan bukan sekadar menjadi mahasiswa ITB, Sukarno juga dipenjara di sini dan pidato yang terkenal kan Indonesia Menggugat itu juga di Kota ini,” katanya.

Indonesia Menggugat merupakan pidato yang disampaikan Presiden Sukarno pada 1930 di hadapan pengadilan kolonial Belanda (Landraad te Bandung). Pidato ini merupakan bentuk perlawanan intelektual kepada imperialisme dan kolonialisme masa itu.

Oleh karena itu, sebagai PTMA di Kota Besar maka UMB diharapkan Haedar Nashir memiliki tradisi besar dalam memajukan bangsa, dan memajukan kemanusiaan secara global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *