CitizenMUINasionalNewsOpini

Sekjen MUI Ajak Masyarakat Taubatan Ekologi untuk Menyelamatkan Lingkungan

112
×

Sekjen MUI Ajak Masyarakat Taubatan Ekologi untuk Menyelamatkan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ekologi merupakan bagian dari biologi yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup (organisme) dengan makhluk hidup lain dan juga dengan lingkungan fisiknya (abiotik), seperti air, cahaya, dan tanah untuk berinteraksi mempengaruhi distribusi dan kelimpahan organisme serta sistem alam secara keseluruhan.

Ini merupakan ayat Allah (qauniyah) yang tak terpisahkan dengan ayat yang terdapat dalam al-qur’an (quraniyah). Karena itu ekologi bagian dari ayat Allah untuk menganalisis hubungan timbal balik dalam skala yang luas, dari mikroorganisme hingga biosfer, untuk memahami dinamika kehidupan manusia di Bumi Allah.

Rasullah sudah mengingatkan dalam hadis; pertama, Seandainya anak Adam memiliki satu lembah berisi emas, niscaya ia ingin memiliki dua lembah. Tidak ada yang dapat memenuhi mulutnya selain tanah (kematian). Dan Allah menerima taubat siapa saja yang bertaubat. (HR. Bukhari no. 6439; Muslim no. 1048); kedua, harta menggoda manusia sepanjang hayat seperti ungkapan ini.Harta itu hijau lagi manis.

Siapa mengambilnya dengan jiwa yang lapang, akan diberkahi. Tetapi siapa mengambilnya dengan serakah, maka tidak diberkahi, dan ia bagaikan orang yang makan tetapi tidak pernah kenyang. (HR. Bukhari no. 1472; Muslim no. 1052).

Dalam konteks ini seorang tokoh terkemuka mengatakan bahwa bumi ini cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan manusia, namun tak cukup untuk memenuhi satu manusia serakah (Mahatma Gandhi)

Pertanyaan besar mengapa Indonesia dilanda bencana?

Salah satu paru-paru dunia yakni sumatera dan Aceh yang semua mata dunia bisa menyaksikan saat ini telah kehilangan keseimbangan ekosistem, hutan gundul seperti di Aceh dan Sumatera. Karena itu banjir besar melanda tiga provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Berdasarkan geoportal data penanganan darurat banjir dan longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara,dan Sumatera Barat yang ditayangkan BNPB, jumlah korban jiwa mencapai 940 orang pada Ahad sore. Korban meninggal di Aceh mencapai 366 jiwa. Kemudian, Sumatera Barat mencapai 226 jiwa, dan 329 di Sumatera Utara.

Ratusan korban lainnya masih dalam pencarian. Banjir juga menenggelamkan sejumlah desa serta menghancurkan kawasan pemukiman dan berbagai infrastruktur di tiga provinsi tersebut.

Banjir bandang ini juga melanda sejumlah negeri lain di Asia Tenggara; Thailand, Malaysia, Vietnam, Sri Lanka dan Myanmar. Akan tetapi, sejauh ini Indonesia merupakan negara dengan korban jiwa terbanyak

Banjir besar ini memang disebabkan oleh hujan ekstrem, pemicunya antara lain siklon tropis yang terjadi di Selat Malaka. Akibatnya, sejumlah kawasan terdampak curah hujan yang sangat tinggi. Menurut BMKG, siklon ini berlangsung pada tanggal 26 November selama 48 jam.

BMKG menyebut kemunculan dua siklon tropis yakni badai tropis atau hurrikan adalah peristiwa bencana alam sebuah sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis. sebagai kejadian “pertama dalam sejarah”. Ia tumbuh di Selat Malaka. Wilayah ini sebelumnya diyakini mustahil menjadi lokasi pembentukan siklon karena terlalu dekat garis ekuator.

Akan tetapi, curah hujan ekstrem ini berubah menjadi bencana banjir. Pasalnya, di kawasan tersebut jutaan area hutan sebagai penahan curah hujan sudah hilang. Banyak pihak menduga deforestasi alias pembabatan hutan jadi gundul yang masif menjadi penyebab utama bencana longsor di tiga provinsi tersebut.

Kembali ke Alam (ayat Qauniyah)

Islam mengajarkan keseimbangan (wasathiyah) sebagaimana di sebutkan dalam QS (2: 143).
Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.

Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu.

Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia. Keseimbngan bagian dari ayat Allah. Karena itu ekosistem adalah kesatuan utuh yang terdiri dari makhluk hidup (komponen biotik) dan lingkungan tak hidup (komponen abiotik) yang saling berinteraksi dan mempengaruhi dalam suatu wilayah tertentu, menciptakan keseimbangan, stabilitas, dan aliran energi serta siklus materi.

Ini mencakup interaksi tak terpisahkan antara organisme (tumbuhan, hewan, mikroba) dengan lingkungannya (air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu) untuk membentuk suatu sistem kehidupan yang fungsional, seperti hutan, danau, atau sawah. Semua komponen bangsa harus mempunyai kesadaran kolektif untuk kembali kejakan yang benar melalui taubat yang benar (nasuha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *