BeritaInternasionalNews

Bagi Rakyat Iran Lebih Baik Berkalang Tanah, Daripada Hidup Terjajah

128
×

Bagi Rakyat Iran Lebih Baik Berkalang Tanah, Daripada Hidup Terjajah

Sebarkan artikel ini

Setiap bangsa dan negara ingin bangsa dan negaranya merdeka dan berdaulat. Hal itulah yang belum didapat oleh iran karena selalu diusik, direcoki dan diintervensi oleh amerika serikat (AS).

Untuk itu agar bangsa dan negaranya bisa kuat dan mandiri, iran membangun dan mendidik putera-puteri terbaik mereka dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga membuat negara mereka bergerak maju.

Tetapi hal itu pulalah yang membuat AS khawatir dan ketakutan sebab bila Iran berkembang menjadi negara maju maka AS jelas akan bisa kehilangan hegemoninya tidak hanya terhadap iran saja tapi juga terhadap negara-negara arab lainnya seperti irak, saudi, qatar, Kuwait, Uni Emirates Arab dan lain-lain yang semuanya merupakan negara yang kaya dengan minyaknya.

Untuk menghambat gerak maju Iran maka mulailah AS melakukan intervensi melalui berbagai cara dan rekayasa untuk membuat iran mau tunduk dan patuh kepadanya. Tetapi ternyata iran tidak sebodoh itu.

Iran tidak mau terjebak dengan permainan yang diciptakan AS sehingga membuat Trump marah dan meminta dunia untuk mengucilkan iran dengan menuduh iran akan membuat senjata nuklir. Isu tersebut tentu saja termakan oleh negara-negara barat dan lainnya.

Akhirnya AS dengan kekuatan sekutunya memberlakukan sanksi ekonomi terhadap iran yang sangat berdampak buruk terhadap perekonomian dan kehidupan sehari-hari rakyatnya.

Hal demikian tentu saja telah ikut memperburuk hubungan iran dengan AS apalagi pada tahun 2025 AS menyerang tiga lokasi yang dikatakan oleh AS merupakan fasilitas nuklir iran di fordow, di natanz dan di isfahan. AS ketika itu menyerang Iran sebagai bagian dari perang israel-iran.

Pada tanggal 28 Februari 2026 israel dan AS kembali melancarkan serangan gabungan terhadap iran dan menewaskan ayatullah ali khamenei pimpinan tertinggi Iran. Hal itu telah membuat kemarahan rakyat iran semakin bertambah sehingga untuk membalas sikap kesemena-menaan dari AS dan Israel tersebut iran terpaksa melakukan serangan balasan.

Kota Tel Aviv dan pangkalan-pangkalan militer AS di saudi , qatar, uni emirat arab dan kuwait dihujani oleh peluru-peluru balistik iran bahkan kapal induk AS pun tidak luput dari serangan tersebut. Melihat keberanian iran dalam menghadapi AS dan israel dunia benar-benar terkejut dan terpurangah apalagi melihat serangan-serangan iran tersebut ternyata tidak bisa dicegat oleh senjata-senjata anti balistik milik israel dan AS sehingga membuat Donald Trump dan benyamin netanyahu bingung melihat perlawanan iran yang luar biasa sehingga keangkuhan yang diperlihatkan oleh AS dan Israel selama ini menjadi rontok. AS dan israel benar-benar malu dan dipermalukan oleh Iran.

Tentu saja dalam peperangan ini Iran tidak berhitung menang atau kalah karena bagi mereka yang penting menjaga harga diri. Bila harga diri sudah diinjak-injak oleh musuh maka taruhannya lebih baik mati berkalang tanah dari pada hidup tapi dijajah karena bagi iran harga diri dan kemerdekaan jauh lebih berharga dari pada hidup dalam penindasan. Jadi bagi iran lebih baik mati dari pada harus menanggung malu apalagi hidup tanpa kebebasan.

 

Anwar Abbas

Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *