BeritaMUINasionalNews

Di Rakorda se-Kalimantan 2026, Sekjen MUI Sampaikan Keprihatinan Masih Maraknya Korupsi di Indonesia

431
×

Di Rakorda se-Kalimantan 2026, Sekjen MUI Sampaikan Keprihatinan Masih Maraknya Korupsi di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Pontianak, panjimas – Di acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah V se-Kalimantan Tahun 2026, Sekjen MUI menyampaikan sambutannya dengan diawali dengan membacakan pantun di hadapan seluruh peserta yang hadir.

Pergi ke pasar membeli ketan

Ketan diolah menjadi makanan

Segenap sambutan kami sampaikan

Semoga tetamu dapat berkenan

 

Pontianak kota khatulistiwa

Ada Sungai Kapuas membelah kota

Hari ini sangatlah istimewa

Para ulama berkumpul Mukerda mengikat rasa cinta bersama

Adapun Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah V se-Kalimantan Tahun 2026 itu secara resmi ditutup pada hari Ahad, (23/8/2026) bertempat di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Kalimantan Barat.

​Agenda tahunan yang dihiri sekitar 200 peserta dan tamu undangan dari seluruh wilayah Kalimantan ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis, salah satunya penerbitan “Buku Sejarah Islam Borneo”.

Selain itu, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) disepakati dan ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan untuk tahun 2027.

 

​Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. Dalam sambutannya, Edi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk terus meningkarkan kebersihan Kota Pontianak dengan memperkuat sinergi dengan alim ulama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.​

”Dengan mengharapkan ridho Allah SWT, seluruh rangkaian Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan Tahun 2026 di Kota Pontianak secara resmi kami tutup,” ujar Edi.

 

​Sejumlah tokoh penting nasional dan daerah tampak hadir dalam acara penutupan ini, di antaranya Ketua Komisi II DPR RI Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, Sekjen MUI Pusat Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, Bupati Sambas H. Satono, Kakanwil Kemenag Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, Rektor IAIN Pontianak Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, serta para Ketua MUI Provinsi se-Kalimantan.

 

​Dorongan Penguatan Infrastruktur dan Akademis

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Prov. Kalbar sekaligus Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, menyampaikan aspirasi terkait perlunya gedung sekretariat mandiri bagi MUI Kalbar, menyusul MUI Kalteng yang sudah memilikinya.

Pihaknya juga mengharapkan dukungan percepatan perubahan status IAIN Pontianak menjadi UIN.

​Aspirasi ini direspons positif oleh Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda. Selain menyatakan kesiapannya dalam mengawal aspirasi daerah, Rifqinizamy juga berkomitmen membantu pencetakan 1.000 eksemplar Buku Sejarah Islam Borneo.

Ia menekankan pentingnya peran ulama dan umat Islam dalam meningkatkan perekonomian secara halal demi mengentaskan kesenjangan sosial.

 

​Pesan Penjagaan Adab dan Perjalanan Lintas Negara

​Sementara itu, Sekjen MUI Pusat, Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, mengingatkan peserta mengenai pentingnya mengedepankan adab dalam tata kelola penyelenggara Negara karena hingga saat ini korupsi masih memprihatinkan hingga ke Perguruan Tinggi.

Di Indonesia ini semua ada, minyak, gas, tambang, tapi rakyat masih banyak yang miskin. Apa yang kurang? Jawabnya adab dalam mengelola negara. Adab yang baik melahirkan pradaban negara yang maju.

Dirinya juga mengingatkan bahwa MUI sebagai rumah besar yang inklusif diharapkan pemerintah bersama rakyat mampu mengelola sumber daya alam yang kaya untuk kemaslahatan seluruh umat manusia.

 

​”MUI adalah rumah besar kita bersama. Mari kita jaga dan pelihara. Tugas MUI dapat memberikan tausiyah kepada para umaro’ dalam menyelenggarakan negara agar bebas dari penyalahgunaan anggaran negara,” tandasnya.

Oleh karena itu yang pertama, mental penyelenggara negara harus kuat agar dapat mencegah korupsi karena itu tugas MUI mengawal moral bangsa; kedua, sistem yang kuat agar dapat mencegah korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *