BeritaMUINasionalNews

Resmikan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ MUI) Binjai, Sekjen MUI : Momen Perkuat Pradaban Umat

222
×

Resmikan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ MUI) Binjai, Sekjen MUI : Momen Perkuat Pradaban Umat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Majels Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai secara resmi meluncurkan program rintisan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) di Kampus STQ Sabtu (5/9/ 2026).

Kampus ini mencetak sejarah sebagai satu-satunya perguruan tinggi khusus ilmu Al-Qur’an di Lingkungan MUI yang ada di Indonesia.

Acara peluncuran tersebut berlangsung dengan khidmat di Gedung STIQ MUI Binjai yang berlokasi di Jalan H. Arifin Hakim, Kota Binjai yang langsung dihadiri oleh Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP.

Walikota juga memberikan apresisi dan dukungan penuh atas kerja keras MUI sehingga legalitas operasional memperolah Izin operasional perguruan tinggi resmi dari Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI pada tanggal 21 Juli 2026.

Berkat kerjasama dengan Baznas Kota Binjai. STIQ ini berkolaborasi dengan Baznas Kota Binjai yang berkomitmen untuk menyediakan beasiswa penuh selama 4 tahun kuliah sekaligus membantu biaya operasional kampus.

Dalam peresmian tersebut Sekjen MUI, buya Amirsyah memberikan apresiasi dan dukungan penuh agar STQ menjalankan Visi menjadi pusat pengkajian, penelitian, dan pengembangan ilmu Al-Qur’an untuk melahirkan ulama, pendidik, hafiz, serta pemimpin masa depan yang berdaya saing.

Peluncuran ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Baznas serta pemberian tali asih kepada para kafilah berprestasi yang memenangkan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026 kata Ketua MUI Kota Binjai Rizaldi Syarifuddin Nasution Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai.

Ulama Perkuat Pradaban

MUI sebagai pewaris Nabi memiliki modal sosial yang kuat dalam membangun peradaban dunia Islam melalui Ilmu pengetahuan. Ulama masa lalu tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mempelopori sains, matematika, kedokteran, dan filsafat sehingglahirhi tokoh-tokoh seperri Ibnu Sina, Al Farabi, Al-Ghazali.

Para Ulama juga mendirikan lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan majelis taklim untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Penjaga Moral dan karakter bangsa. Keteladanan ulama menjadi landasan etika dan pembentukan akhlak mulia bagi generasi muda.

Perekat Persatuan Bangsa: Di Nusantara, ulama berperan memoerkuat pradaban umat. ajaran Islam dengan budaya lokal secara damai, inklusif, serta ikut memperjuangkan kemerdekaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *