NasionalNews

Bersama Wamenkeu, Kepala BPJPH Serahkan 100 Sertifikat Halal ke Pelaku Usaha di UGM

109
×

Bersama Wamenkeu, Kepala BPJPH Serahkan 100 Sertifikat Halal ke Pelaku Usaha di UGM

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, panjimas – Sebanyak 100 pelaku usaha di Yogyakarta, termasuk penjual gudeg, resmi mengantongi sertifikat halal dalam acara meriah yang digelar di Gedung Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT), Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (4/2). Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, dengan didampingi oleh Wakil Menteri Keuangan sekaligus Guru Besar UGM, Anggito Abimanyu.
Dalam sambutannya, Ahmad Haikal Hasan, yang akrab disapa Babe Haikal, menyampaikan pesan penuh semangat kepada para penerima sertifikat halal.

“Saya ingin titip pesan kepada para pegiat usaha di sini yang telah bersertifikat halal untuk menjaga proses produksinya agar tetap halal. Jangan sampai dicampur dengan sesuatu yang tidak halal ke depannya. Ikrar ini bukan hanya kepada kami atau presiden, tapi kepada Allah pertanggungjawabannya,” ujarnya dengan penuh ketegasan.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu turut memberikan sentuhan hangat pada acara ini. Ia bahkan sempat mencicipi salah satu produk peserta. “Masya Allah, rasanya enak, gurih, dan alhamdulillah sudah halal dan thoyyiba. Mudah-mudahan semakin laku ya, Bu,” ungkap Anggito yang baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar di Universitas Gajahmada sambil tersenyum kepada salah satu pelaku usaha.

Harapan Baru untuk Gudeg dan Produk Lokal Yogyakarta

Para pelaku usaha menyambut baik sertifikasi halal ini, melihatnya sebagai peluang untuk mengembangkan produk lokal khas Yogyakarta, seperti gudeg, ke pasar yang lebih luas. Sumartoyo, General Manager Bale Raos, menyatakan kebanggaannya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan pemerintah. Dengan adanya sertifikasi halal, usaha kami menjadi lebih terpercaya,” ujarnya.

Strategi Menuju Indonesia Sebagai Pusat Halal Dunia

Acara ini merupakan bagian dari langkah strategis BPJPH untuk memperluas jangkauan layanan sertifikasi halal di berbagai wilayah Indonesia. Babe Haikal menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal untuk menyukseskan program ini.

“Dengan semakin banyaknya produk bersertifikat halal, kita bersama-sama memperkuat daya saing industri halal nasional dan menuju cita-cita menjadikan Indonesia pusat halal dunia,” tuturnya. Para pelaku usaha ini mendapatkan Sertifikat Halal dengan dukungan dari Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Gajahmada, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal UIN Sunan Kalijaga Yogkakarta dan Edukasi Wakaf Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Yogyakarta tak hanya memperkuat posisinya sebagai destinasi kuliner, tetapi juga sebagai bagian dari motor penggerak industri halal nasional. Dengan sertifikasi halal, gudeg dan produk khas lainnya kini siap mendunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *